Oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin
Pertanyaan:
Tentang
jawaban seseorang yang berbuat maksiat ketika diseru kepada kebenaran :
'Sesunguhnya Allah belum menetapkan hidayah untukku, bagaimana bersikap
terhadap orang semacam ini .?
Jawaban.
Jawabannya sederhana saja ; apakah kamu melihat yang ghaib atau
kamu telah mengambil kesepakatan dengan Allah ? Jika ia menjawab : Ya,
berarti ia kufur, karena ia mengaku mengetahui perkara yang ghaib. Dan
jika ia menjawab : Tidak, ia kalah. Jika kamu tidak mengetahui bahwa
Allah belum menetapkan hidayah kepadamu, maka mintalah hidayah, karena
Allah tidak menahan hidayah kepadamu, bahkan Dia menyerumu kepada
hidayah, Dia berkeingiinan agar kamu memperoleh hidayah seraya
mengingatkanmu dari kesesatan dan melarangmu dari padanya.
Dan Allah tidak berkehendak meninggalkan hamba-hamba-Nya dalam kesesatan selama-lamanya. Dia berfirman.